Kamis, 21 April 2016

SANCTUS GERMANUS



Sanctus Germanus sendiri telah mengakui bahwa selama inkarnasi ini 
ia dengan mudah menyerah pada keserakahan dan ketamakan pribadi, 
namun tidak mengaburkan fakta bahwa melalui usaha, 
ia diunggulkan untuk membuka dunia baru bagi seluruh umat manusia.